Posted by anonymus
Kamu tahu kalau tidak ada yang selamanya di dunia ini, lantas mengapa masih mengharap keabadian? Bagi sebagian orang, kepergian itu sangatlah pilu. Namun sebagian lagi melihat kepergian sebagai sesuatu yang perlu.
Kamu juga tahu, setiap detiknya, setiap saatnya, tidak selalu sama. Tidak ada yang tahu, apa yang akan terjadi di kemudian hari. Biarlah menjadi misteri kehidupan. Yang kita tahu, semua ini sementara. Jaga sekuat tenaga, buat memori bahagia. Karena yang akan selalu teringat adalah memori nya, walau raganya sudah tak jelas dimana. Kamu juga tahu bahwa kebahagiaan dan kesedihan sama-sama ingin dianggap. Tidak bisa pilih kasih. Hanya menunggu gilirannya saja. Sungguh, semuanya sementara. Jadi sambutlah keduanya. Setiap pemain ingin mencapai garis akhir, tetapi prosesnya tak kalah penting. Mungkin kita ahli dalam berpura-pura, tetapi bukan berarti tidak ada.
Comments
Post a Comment